Website: www.asbihannor.tk
: www.asbihannor.com
E-mail: email@asbihannor.com
FB : www.facebook.com/Asbihannor
Twitter :@Asbihannor
Pin:2655A537
Selamat Datang di www.asbihannor.blogspot.com -Menjaga lidah dg bertutur kata nan santun;lemah lembut dlm bersikap,salahsatu kepribadian mukmin-

animasi

Sakura - Ikimono Gakari

akura hirahira maiorite ochite
---Sakura itu berguguran dan bertebaran

Yureru omoi no take wo dakishimeta
---memeluk cintaku yang berayun

Kimi to haru ni negai shi ano yume wa
---Harapan yang kuutarakan padamu musim semi itu

Ima mo miete iru yo sakura maichiru
---bahkan hingga kini masih kupegang, Sakura itu bertebaran

Densha kara mieta no wa
---dari jendela kereta aku melihat

Itsuka no omokage
---jejak di masa depan

Futari de kayotta haru no oohashi
---jembatan besar yang kita lalui bersama

Sotsugyou no toki ga kite
---Waktu kelulusan akhirnya tiba

Kimi wa machi wo deta
---dan kau tinggalkan kota

Irozuku kawabe ni ano hi wo sagasu no
---di tepi sungai yang penuh warna, aku mencari hari itu

Sorezore no michi wo erabi
---kemudian kita memilih jalan masing-masing

Futari wa haru wo oeta
---dan meninggalkan musim semi kita

Sakihokoru mirai wa
---masa depan mekar penuh

Atashi wo aserasete
---tapi itu membuatku panik

Odakyuusen no mado ni
---di jendela kereta Odakyu

Kotoshi mo sakura ga utsuru
---sekali lagi, sakura itu terpantul

Kimi no koe ga kono mune ni
---suaramu terdengar

Kikoete kuru yo
---dalam hati ini...

Sakura hirahira maiorite ochite
---Sakura itu berguguran dan bertebaran

Yureru omoi no take wo dakishimeta
---memeluk cintaku yang berayun

Kimi to haru ni negai shi ano yume wa
---Harapan yang kuutarakan padamu musim semi itu

Ima mo miete iru yo sakura maichiru
---bahkan hingga kini masih kupegang, Sakura itu bertebaran

Kaki kaketa tegami ni wa
---dalam surat yang kutulis untukmu

“Genki de iru yo,” to
--- tertulis "Aku baik-baik saja,"

Chiisa na uso wa mitsukasareru ne
---Kau dapat melihat kebohongan di dalamnya, 'kan?

Meguriyuku kono machi mo
---Meskipun kota ini akan berlalu

Haru wo ukeirete
---yang dibawa di musim semi

Kotoshi mo ano hana ga tsubomi wo hiraku
---bunga-bunga itu akan membuka kelopaknya lagi tahun ini

Kimi ga inai hibi wo koete
---aku akan melalui hari-hari tanpamu

Atashi mo otona ni natte iku
---akupun akan tumbuh dewasa

Kouyatte subete wasurete iku no kana
---Akankah kulupakan semuanya?

“Hontou ni suki dattan da”
---"Aku sungguh-sungguh mencintaimu"

Sakura ni te wo nobasu
---Aku meraih sakura-sakura itu dalam tanganku

Kono omoi ga ima haru ni tsutsumarete iku yo
---Cintaku kini terbungkus dalam musim semi

Sakura hirahira maiorite ochite
---Sakura itu berguguran dan bertebaran

Yureru omoi no take wo dakiyoseta
---memeluk cintaku yang berayun

Kimi ga kureshi tsuyoki ano kotoba wa
---Kalimat kuat yang kau katakan padaku

Ima mo mune ni nokoru sakura maiyuku
---bahkan hingga kini masih tertinggal di hatiku, sakura itu menari

Sakura hirahira maiorite ochite
---Sakura itu berguguran dan bertebaran

Yureru omoi no take wo dakishimeta
---memeluk cintaku yang berayun

Tooki haru ni yume mi shi ano hibi wa
---Hari-hari yang kuimpikan di musim semi dulu

Sora ni kiete iku yo
---menghilang ke langit

Sakura hirahira maiorite ochite
---Sakura itu berguguran dan bertebaran

Haru no sono mukou e to aruki dasu
---dan aku berjalan keluar menuju musim semi

Kimi to haru ni chikai shi kono yume wo
---aku memeluk mimpi yang kujanjikan padamu musim semi itu

Tsuyoku mune ni daite sakura maichiru
---erat-erat dalam hatiku, Sakura itu bertebaran

http://asbihannor.blogspot.com/

Manaqib Guru Sekumpul

Alimul ‘allamah Al ‘Arif Billah Asy-Syekh H. Muhammad Zaini Abd. Ghani bin Al ‘arif Billah Abd. Ghani bin H. Abd. Manaf bin Muh. Seman bin H. M, Sa’ad bin H. Abdullah bin ‘Alimul ‘allamah Mufti H. M. Khalid bin ‘Alimul ‘allamah Khalifah H. Hasanuddin bin Syekh Muhammad Arsyad; dilahirkan pada, malam Rabu 27 Muharram, 1361 H (I I Februari 1942 M).
Nama kecilnya adalah Qusyairi, sejak kecil beliau termasuk dari salah seorang yang “mahfuzh”, yaitu suatu keadaan yang sangat jarang sekali terjadi, kecuali bagi orang orang yang sudah dipilih oleh Allah SWT.
Beliau adalah salah seorang anak yang mempunyai sifat sifat dan pembawaan yang lain daripada yang lainnya, diantaranya adalah bahwa beliau tidak pernah ihtilam.
‘Alimul ‘allamah Al Arif Billah Asy-Syekh H. Muhammad Zaini Abd Ghani sejak kecil selalu berada disamping kedua orang tua dan nenek beliau yang benama Salbiyah. Beliau dididik dengan penuh kasih sayang dan disiplin dalam pendidikan, sehingga dimasa kanak kanak beliau sudah mulai ditanamkan pendidikan Tauhid dan Akhlaq oleh ayah dan nenek beliau. Beliau belajar membaca AI Quran dengan nenek beliau, dengan demikian guru pertama dalam bidang ilmu Tauhid dan Akhlaq adalah ayah dan nenek beliau sendiri.
Meskipun kehidupan kedua orang tua beliau dalam keadaan ekonomi sangat lemah, namun mereka selalu memperhatikan untuk turut membantu dan meringankan beban guru yang mengajar anak mereka membaca Al Quran, sehingga setiap malamnya beliau selalu membawa bekal botol kecil yang berisi minyak tanah untuk diberikan kepada Guru yang mengajar AI Quran.
Dalam usia kurang lebih 7 tahun beliau sudah mulai belajar di madrasah Darussalam Martapura.
Guru guru’Alimul’allamah Al ‘Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani :
1. Ditingkat Ibtida adalah: Guru Abd Mu’az, Guru Sulaiman, Guru Muh. Zein, Guru H. Abd. Hamid Husin, Guru H. Mahalli, Guru H. Rafi’I, Guru Syahran, Guru H. Husin Dakhlan, Guru H. Salman Yusuf
2. Ditingkat Tsanawiyah adalah: ‘Alimul Fadhil H. Sya’rani’Arif, ‘Alimul Fadhil H, Husin Qadri, ‘Alimul Fadhil H. Salilm Ma’ruf, ‘Alimul Fadhil H. Seman Mulya, ‘Alimul Fadhil H. Salman Jalil.
3. Guru dibidang Tajwid ialah: ‘Alimul Fadhil H. Sya’rani ‘Arif, ‘Alimul Fadhil At Hafizh H. Nashrun Thahir, ‘Al-Alim H. Aini Kandangan.
4. Guru Khusus adalah: ‘Alimul’allamah H. Muhammad Syarwani Abdan, ‘Alimul’allamah Asy Syekh As Sayyid Muh. Amin Kutby.
Sanad sanad dalam berbagai bidang ilmu dan Thariqat diterima dari:
Kyai Falak (Bogor), ‘Alimul’allamah Asy Syekh Muh Yasin Padang (Mekkah). ‘Alimul’allamah As Syekh Hasan Masysyath, ‘Alimul’allamah Asy Syekh Isma’il Yamani dan ‘Alimul’allamah Asy Syekh Abd. Qadir Al Baar.
5. Guru pertama secara Ruhani ialah: ‘Alimul ‘allamah Ali Junaidi (Berau) bin ‘Alimul Fadhil Qadhi H. Muhammad Amin bin ‘Alimul ‘allamah Mufti H. Jamaluddin bin Syekh Muhammad Arsyad, dan ‘Alimul ‘allamah H. Muhammad Syarwani Abdan.
Kemudian ‘Alimullailamah H. Muhammad Syarwani Abdan menyerahkan kepada Kiayi Falak dan seterusnya Kiayi Falak menyerahkan kepada ‘Alimul’allamah Asy Syekh As Sayyid Muh. Amin Kutby, kemudian beliau menyerahkan kepada Syekh Muhammad Arsyad yang selanjutnya langsung dipimpin oleh Rasulullah saw.
Atas petunjuk ‘Alimul’allamah Ali Junaidi, beliau dianjurkan untuk belajar kepada ‘Alimul Fadhil H. Muhammad (Gadung) bin ‘Alimul Fadhil H. Salman Farlisi bin ‘Allimul’allamah Qadhi H. Mahmud bin Asiah binti Syekh Muhammad Arsyad, mengenal masalah Nur Muhammad; maka dengan demikian diantara guru beliau tentang Nur Muhammad antara lain adalah ‘Alimul Fadhil H. M. Muhammad tersebut diatas.
Dalam usia kurang lebih 10 tahun, sudah mendapat khususiat dan anugerah dari Tuhan berupa Kasyaf Hissi yaitu melihat dan mendengar apa apa yang ada didalam atau yang terdinding.
Dan dalam usia itu pula beliau didatangi oleh seseorang bekas pemberontak yang sangat ditakuti masyarakat akan kejahatan dan kekejamannya. Kedatangan orang tersebut tentunya sangat mengejutkan keluarga di rumah beliau. Namun apa yang terjadi, laki-laki tersebut ternyata ketika melihat beliau langsung sungkem dan minta ampun serta memohon minta dikontrol atau diperiksakan ilmunya yang selama itu ia amalkan, jika salah atau sesat minta dibetulkan dan diapun minta agar supaya ditobatkan.
Mendengar hal yang demikian beliau lalu masuk serta memberitahukan masalah orang tersebut kepada ayah dan keluarga, di dalam rumah, sepeninggal beliau masuk kedalam ternyata tamu tersebut tertidur.
Setelah dia terjaga dari tidurnya maka diapun lalu diberi makan dan sementara tamu itu makan, beliau menemui ayah beliau dan menerangkan maksud dan tujuan kedatangan tamu tersebut. Maka kata ayah beliau tanyakan kepadanya apa saja ilmu yang dikajinya. Setelah selesai makan lalu beliau menanyakan kepada tamu tersebut sebagaimana yang dimaksud oleh ayah beliau dan jawabannva langsung beliau sampaikan kepada ayah beliau. Kemudian kata ayah beliau tanyakan apa lagi, maka jawabannyapun disampaikan beliau pula. Dan kata ayah beliau apa lagi, maka setelah berulamg kali di tanyakan apa lagi ilmu yang ia miiki maka pada akhirnya ketika beliau hendak menyampaikan kepada tamu tersebut, maka tamu tersebut tatkala melihat beliau mendekat kepadanya langsung gemetar badannya dan menangis seraya minta tolong ditobatkan dengan harapan Tuhan mengampuni dosa dosanya.
Pernah rumput rumputan memberi salam kepada beliau dan menyebutkan manfaatnya untuk pengobatan dan segalanya, begitu pula batu-batuan dan besi. Namun kesemuanya itu tidaklah beliau perhatikan dan hal hal yang demikian itu beliau anggap hanya merupakan ujian dan cobaan semata dari Allah SWT.
Dalam usia 14 tahun, atau tepatnya masih duduk di Kelas Satu Tsanawiyah, beliau telah dibukakan oleh Allah swt atau futuh, tatkala membaca Tafsir: Wakanallahu syamiiul bashiir.
‘Alimul’allamah Al-’Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani, yang sejak kecilnya hidup ditengah keluarga yang shalih, maka sifat sifat sabar, ridha, kitmanul mashaib, kasih sayang, pemurah dan tidak pemarah sudah tertanam dan tumbuh subur dijiwa beliau; sehingga apapun yang terjadi terhadap diri beliau tidak pernah mengeluh dan mengadu kepada orang tua, sekalipun beliau pernah dipukuli oleh orang-orang yang hasud dan dengki kepadanya.
Beliau adalah seorang yang sangat mencintai para ulama dan orang orang yang shalih, hal ini tampak ketika beliau masih kecil, beliau selalu menunggu tempat tempat yang biasanya ‘Alimul Fadhil H. Zainal Ilmi lewati pada hari-hari tertentu ketika hendak pergi ke Banjarmasin semata mata hanya untuk bersalaman dan mencium tangan tuan Guru H. Zainal Ilmi.
Dimasa remaja ‘Alimul ‘allamah Al ‘Arif Billah Asy-Syekh H. M Zaini Abd Ghani pernah bertemu dengan Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin yang keduanva masing-masing membawakan pakaian dan memasangkan kepada beliau lengkap dengan sorban dari lainnya. Dan beliau ketika itu diberi nama oleh keduanya dengan nama Zainal ‘Abidin.
Setelah dewasa. maka tampaklah kebesaran dan keutamaan beliau dalam berbagai hal dan banyak pula orang yang belajar. Para Habaib yang tua tua, para ulama dan guru-guru yang pernah mengajari beliau, karena mereka mengetahui keadaan beliau yang sebenarnya dan sangat sayang serta hormat kepada beliau.
‘Alimul ‘allamah Al ‘Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani adalah seorang ulama yang menghimpun antara wasiat, thariqat dari haqiqat, dan beliau seorang yang Hafazh AI Quran beserta hafazh Tafsirnya, yaitu Tafsir Al Quran Al ‘Azhim Lil-Imamain Al Jalalain. Beliau seorang ulama yang masih termasuk keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang menghidupkan kembali ilmu dan amalan-amalan serta Thariqat yang diamalkan oleh Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Karena itu majelis pengajian beliau, baik majelis tali’m maupun majelis ‘amaliyahnya adalah seperti majelis Syekh Abd. Kadir al-Jilani.
Sifat lemah lembut, kasih sayang, ramah tamah, sabar dan pemurah sangatlah tampak pada diri beliau, sehingga beliau dikasihi dan disayangi oleh segenap lapisan masyarakat, sababat dan anak murid.
Kalau ada orang yang tidak senang melihat akan keadaan beliau dan menyerang dengan berbagai kritikan dan hasutan maka beliaupun tidak peniah membalasnya. Beliau hanya diam dan tidak ada reaksi apapun, karena beliau anggap mereka itu belum mengerti, bahkan tidak mengetahuu serta tidak mau bertanya.
Tamu tamu yang datang kerumah beliau, pada umumnya selalu beliau berikan jamuan makan, apalagi pada hari-hari pengajian, seluruh murid murid yang mengikuti pengajian yang tidak kurang dari 3000 an, kesemuanya diberikan jamuan makan. Sedangkan pada hari hari lainnya diberikan jamuan minuman dan roti.
Beliau adalah orang yang mempunyai prinsip dalam berjihad yang benar benar mencerminkan apa apa yang terkandung dalam Al Quran, misalnya beliau akan menghadiri suatu majelis yang sifatnya da’wah Islamivah, atau membesarkan dan memuliakan syi’ar agama Islam. Sebelum beliau pergi ketempat tersebut lebih dulu beliau turut menyumbangkan harta beliau untuk pelaksanaannya, kemudian baru beliau dating. Jadi benar benar beliau berjihad dengan harta lebih dahulu, kemudian dengan anggota badan. Dengan demikian beliau benar benar meamalkan kandungan Al Quran yang berbunyi: Wajaahiduu bi’amwaaliku waanfusikum fii syabilillah.
‘Alimul ‘allamah Al ‘Arif Billah Asy-Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani, adalah satu satunya Ulama di Kalimantan, bahkan di Indonesia yang mendapat izin untuk mengijazahkan (baiat) Thariqat Sammaniyah, karena itu banyaklah yang datang kepada beliau untuk mengambil bai’at thariqat tersebut, bukan saja dari Kalimantan, bahkan dari pulau Jawa dan daerah lainnya.
‘Alimul’allamah Al ‘Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani dalam mengajar dan membimbing umat baik laki-laki maupun perempuan tidak mengenal lelah dan sakit. Meskipun dalam keadaan kurang sehat beliau masih tetap mengajar.
Dalam membina kesehatan para peserta pengajian dalam waktu waktu tertentu beliau datangkan doktcr dokter spesialis untuk memberiikan penyuluhan kesehatan sebelum pengajian dimulai. Seperti dokter spesialls jantung, paru paru, THT, mata, ginjal, penyakit dalam, serta dokter ahli penyakit menular dan lainnya. Dengan demikian beliau sangatlah memperhatikan kesehatan para peserta pengajian dari kesehatan lingkungan tempat pengajian.
Karomah- Karomahnya
Ketika beliau masih tinggal di Kampung Keraton, biasanya setelah selesai pembacaan maulid, beliau duduk-duduk dengan beberapa orang yang masih belum pulang sambil bercerita tentang orang orang tua dulu yang isi cerita itu untuk dapat diambil pelajaran dalam meningkatkan amaliyah.
Tiba tiba beliau bercerita tentang buah rambutan, pada waktu itu masih belum musimnya; dengan tidak disadari dan diketaui oleh yang hadir beliau mengacungkan tangannya kebelakang dan ternyata ditangan beliau terdapat sebuah buah rambutan yang masak, maka heranlah semua yang hadir melihat kejadian akan hal tersebut. Dan rambutan itupun langsung beliau makan.
Ketika beliau sedang menghadiri selamatan dan disuguh jamuan oleh shahibulbait maka tampak ketika, itu makanan, tersebut hampir habis beliau makan, namun setelah piring tempat makanan itu diterima kembali oleh yang melayani beliau, ternyata, makanan yang tampak habis itu masih banyak bersisa dan seakan akan tidak dimakan oleh beliau
Pada suatu musim kemarau yang panjang, dimana hujan sudah lama tidak turun sehingga sumur sumur sudah hampir mengering, maka cemaslah masyarakat ketika itu dan mengharap agar hujan bisa secara turun.
Melihat hal yang demikian banyak orang yang datang kepada beliau mohon minta doa beliau agar hujan segera turun, kemudian beliau lalu keluar rumah dan menuju pohon pisang yang masih berada didekat rumah beliau itu, maka beliau goyang goyangkan lah pohon pisang tersebut dan ternyata tidak lama kemudian, hujanpun turun dengan derasnya.
Ketika pelaksanaan Haul Syekh Muhammad Arsyad yang ke 189 di Dalam pagar Martapuram, kebetulan pada masa itu sedang musim hujan sehingga membanjiri jalanan yang akan dilalui oleh ‘Alimul ‘allamah Al ‘Arif Billah Asy Syeikh H. M. Zaini Abd. Ghani menuju ketempat pelaksanaan haul tersebut, hal ini sempat mencemaskan panitia pelaksanaan haul tersebut, dan tidak disangka sejak pagi harinya jalanan yang akan dilalui oleh beliau yang masih digenangi air sudah kering, sehingga dengan mudahnya beliau dan rombongan melewati jalanan tersebut; dan setelah keesokan harinya jalanan itupun kembali digenangi air sampai beberapa hari.
Banyak orang orang yang menderita sakit seperti sakit ginjal, usus yang membusuk, anak yang tertelan peniti, orang yang sedang hamil dan bayinya jungkir serta meninggal dalam kandungan ibunya, sernuanya ini menurut keterangan dokter harus dioperasi. Namun keluarga mereka pergi minta do’a dan pertolongan. ‘Allimul’allamah ‘Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani. Dengan air yang beliau berikan kesemuanya dapat tertolong dan sembuh tanpa dioperasi.
Demlklanlah diantara karamah dan kekuasaan Tuhan yang ditunjukkan kepada diri seorang hamba yang dikasihiNya. ***
(Abu Daudi)
Karya tulis beliau adalah :
  • Risalah Mubarakah.
  • Manaqib Asy-Syekh As-Sayyid Muharnmad bin Abd. Karim Al-Qadiri Al Hasani As Samman Al Madani.
  • Ar Risalatun Nuraniyah fi Syarhit Tawassulatis Sammaniyah.
  • Nubdzatun fi Manaqibil Imamil Masyhur bil Ustadzil a’zham Muhammad bin Ali Ba-’Alwy.
Wasiat Tuan Guru K.H. M. Zaini Abdul Ghoni
  1. Menghormati ulama dan orang tua,
  2. Baik sangka terhadap muslimin,
  3. Murah hati,
  4. Murah harta,
  5. Manis muka,
  6. Jangan menyakiti orang lain,
  7. Mengampunkan kesalahan orang lain,
  8. Jangan bermusuh-musuhan,
  9. Jangan tamak / serakah,
  10. Berpegang kepada Allah, pada Qobul segala hajat,
  11. Yakin keselamatan itu pada kebenaran,
Copy Paste From  http://arisandi.com/

Lirik Lagu Wali Aku Sakit

Aku sakit
Bila menatap matamu
Sadarku bahwa engkau bukan milikku

Aku sakit
Bila ku mengagumimu
Sadarku kau tak pernah mengagumi ku

Bangunkan aku dari tidur panjangku
Sadarkan aku dari mimpi tentangmu
Ku salah bila ku berharap padamu
Salah ku paksa kau tuk mengagumi ku

Kau tak tau perasaan ku
Dan ku tak mau kau tau

Aku sakit
Jika kau tau hatiku
Karna diriku tak berarti bagimu

Aku sakit
Bilakah kau sembuhkan aku
Tak mungkin, tak mungkin sungguh tidak mungkin

Fungsi Database pada MS Excel

Fungsi database ini melibatkan prinsip sebuah database, di mana terdapat record (data dalam baris) dan field (kriteria kolom pada tabel dalam database).


DCOUNT : Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah cell pada field tertentu yang terdapat pada database di mana  kondisinya sesuai dengan yang kita inginkan  =DCOUNT(database,field,criteria)
DSUM : Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah nilai-nilai record yang terdapat pada field tertentu pada database berdasarkan kriteria yang kita inginkan 
 = DSUM(database,field,criteria)
DAVERAGE : Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah nilai rata-rata pada record yang terdapat pada   field
=DAVERAGE(database,field,criteria)
DMAX : Fungsi DMAX ini digunakan untuk menghitung nilai tertinggi pada record yang terdapat pada field tertentu pada database berdasarkan kriteria yang kita inginkan. =DMAX(database,field,criteria)
 DMIN : Fungsi DMIN ini digunakan untuk menghitung nilai terendah pada record yang terdapat pada field tertentu pada database berdasarkan kriteria yang kita inginkan . =DMAX(database,field ,creteria)

Fungsi tanggal dan waktu

DAY :  Fungsi ini untuk mengambil bagian tanggal dari sebuah format penanggalan  =DAY(serial_number)


MONTH : Fungsi ini untuk mengambil bagian bulan dari sebuah format penanggalan =MONTH (serial_number)


YEAR : Fungsi ini untuk mengambil bagian tahun dari sebuah format penanggalan =YEAR (serial_number)


DATE : Fungsi ini dapat dikatakan penggabungan dari rumus DAY,MONTH,dan YEAR karena semua unsur penanggalan akan ditampilkan dalam satu Cell menjadi sebuah penanggalan yang lengkap  =DATE(year,monthday)


SECOND : Fungsi ini berfungsi untuk mengambil detik pada sebuah format waktu yang lengkap =SECOND(serial_number)


MINUTE : Fungsi ini berfungsi untuk mengambil bagian menit pada sebuah format waktu yang lengkap =MINUTE(serial_number)


HOUR : Fungsi ini berfungsi untuk mengambil bagian jam pada sebuah format waktu yang lengkap =HOUR(serial_number)


TIME : Fungsi ini berfungsi untuk menggabungkan unsur detik,menit,dan jam yang terdapat di beberapa cell menjadi suatu data dengan format waktu secara lengkap dalam satu cell =TIME(hour,minute,second)


Lirik Lagu Irwansyah - Tentang Perasaanku

Aku takkan lelah menunggu
Hingga waktu ajal menjemputku
Takkan pernah ada sesalku untuk menunggumu

Aku harus tetap menunggu
Hingga nanti aku berbaring
Sampai mati aku akan tetap menunggumu

Ingin ku gapai bulan dan ku petik bintang
Ingin ku berikan semua hanya untukmu
Agar kau tahu besarnya cintaku kepada dirimu

Ku ingin kau tahu tentang perasaanku
Ku ingin kau tahu besar cinta padamu
Ingin ku berikan sisa waktuku
Dan sisa umurku sampai mati

Aku harus tetap menunggu
Hingga nanti aku berbaring
Sampai mati aku akan tetap akan tetap menunggumu

Ingin ku gapai bulan dan ku petik bintang
Ingin ku berikan semua hanya untukmu
Agar kau tahu besarnya cintaku kepada dirimu

Ku ingin kau tahu tentang perasaanku
Ku ingin kau tahu besar cinta padamu
Ingin ku berikan sisa waktuku
Dan sisa umurku

Ingin ku gapai bulan dan ku petik bintang
Ingin ku berikan semua hanya untukmu
Agar kau tahu besarnya cintaku kepada dirimu

Ingin ku gapai bulan dan ku petik bintang
Ingin ku berikan semua hanya untukmu
Agar kau tahu besarnya cintaku kepada dirimu

Ku ingin kau tahu tentang perasaanku
Ku ingin kau tahu besar cinta padamu
Ingin ku berikan sisa waktuku
Dan sisa umurku sampai mati

Pantun Banjar

gula gula, galapung galapung
biar kada bakula asal sakampung

siuragung umpannya lalat
lalatnya si lalat hijau
insya Allah ulun kada kalumpanan wan adat istiadat
walaupun ulun hidup merantau
free counters

Pages - Menu

23 Maret 2014 SEDANG BERLIBUR

Banner2

Banner2

A Traveler

A Traveler

bihann net music

Kunjungi Juga

http://bihannt.wordpress.com

Links

Radar

IT Banner

IT Banner